Dunia sementara, akhirat selamanya. Semoga Allah mudahkan kita semua utk taat dan istiqomah dijalan-Nya. Kelak kita berkumpul di Jannah-Nya, aamiin ya Rabb..

Posts tagged “review jafra

JAFRA (part 2)


Nyambung tulisan yang kemarin yaaa.. saya mau sharing sedikit tentang Jafra berdasarkan pengalaman pribadi.

Oiya lupa bilang kalau Jafra itu ngga cuma skin care aja tapi ada perawatan tubuh, kosmetik dan parfum. Berhubung saya bukan tipe orang yang suka dandan, saya belum coba kosmetiknya Jafra. Cerita dari temen-temen yang udah nyoba, katanya foundation dan lipstiknya ringan di kulit. Kalau produk perawatan tubuhnya, saya udah coba body lotion (Royal Olive) wanginya enak banget. Produk home spa-nya juga juara, wanginya syukaaa.. Ginger sea salt body rub bagus banget buat scrub badan, sambil mandi digosok2 udahannya kulit berasa haluussss mulusss haha… Hair masknya bermanfaat untuk mengurangi rambut rontok dan bikin rambut halus, wanginya juga awet. Cocok untuk perawatan rambut bagi yang berhijab. Pepermint foot balm bagus banget untuk menghilangkan kulit pecah-pecah, juga enak dipakai di kaki kalo lagi pegel2, wanginya peppermint segar bikin relaks.

DETOKS
Kenapa ya setelah pemakaian skin care Jafra jadi muncul jerawat dan perubahan kulit? Jerawat dan perubahan kulit itu disebabkan oleh skin care yang dipakai sebelumnya, yang mungkin tanpa kita sadari mengandung bahan kimia berbahaya. Jafra bahan dasarnya herbal sehingga bisa mendetoks. Proses DETOKS kemungkinan besar akan dialami oleh mereka yang sebelumnya pernah memakai krim racikan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Setiap orang mengalami proses detoks yang berbeda bisa jerawatan, bruntusan, menghitam, pori-pori membesar, dll. Lamanya juga berbeda ada yang hitungan minggu ada yang berbulan-bulan, tingkat keparahannya juga berbeda-beda tiap orang, tergantung riwayat pemakaian skin care sebelumnya. Mereka yang sebelumnya pernah memakai krim racikan, kemungkinan besar akan mengalami detoks. Semakin banyak racun yang mengendap dalam kulit kita maka semakin lama proses detoksnya. Kalau sebelumnya ngga pernah pakai krim macam-macam, kamu ngga perlu khawatir, insyaAllah aman.

Selama proses detoks berlangsung sebaiknya jangan terburu-buru beralih ke skin care / kosmetik sebelumnya. Kosmetik sebelumnya membuat kulit menjadi sensitif. Rawat kulit wajah hanya dengan sabun wajah (cleanser) sesuai jenis kulit. Pakai cleanser saja sekitar satu minggu, selanjutnya minggu kedua bisa ditambah krim pagi. Jadi pakainya bertahap yaaa… Kalau keluar jerawat jangan pakai macam-macam termasuk krim malam hentikan sementara sampai keadaan kulit membaik. Sebaiknya selama masa detoks jangan pakai macam-macam dulu, tunggu sampai proses detoks selesai baru boleh coba produk lainnya. Ini berdasarkan pengalaman saya pribadi looh.. Alhamdulillah it works. kalau ada pendapat lain, silakaannn 🙂

Jangan takut yaa dengan proses detoks ini, justru dengan detoks ini sangat bermanfaat untuk mengeluarkan racun dari bahan kimia berbahaya seperti merkuri dan hydroquinone. Kalau tidak dikeluarkan racun tersebut akan mengendap dalam tubuh kita dan baru bisa hilang setelah 27 tahun. Kosmetik racikan membuat kulit mulus dan putih karena mengandung merkuri dan hydroquinone. Kandungan zat-zat tersebut dapat merusak melanocyt yang dapat menghambat kerja enzim tyrosine yang bertugas memproduksi melanin. Mercury jugasering dipakai dalam bahan kosmetik krim wajahuntuk mempercepat proses pemutihan dan menghilangkan flek hitam diwajah. Salah satu resiko dari pemakaian merkuri dapat menyebabkan kanker kulit.

(more…)

Advertisements

JAFRA (part 1)


Siapa siy yang ngga kepengen punya kulit wajah yang kinclong, bersih, cerah, mulus bebas jerawat. Pasti semua mau doong.. perempuan emang udah fitrahnya senang merawat diri dan menjaga penampilan, makanya banyak yang bela-belain perawatan rutin ke dokter atau klinik kecantikan demi punya kulit kinclong walaupun harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal termasuk saya hehe…

FYI, jenis kulit saya berminyak dan sangat sensitif, pakai produk kosmetik yang dijual dipasaran ngga ada yang cocok, karena itu selama lebih dari 5 tahun saya ketergantungan krim dokter. Dulu-dulunya juga pernah pakai krim racikan yang dijual di salon. Tapi ya gitu yang namanya krim racikan, kalo berhenti pake, kulit muka langsung kusam. Krim dokter juga sama.

Sekitar 1,5 tahun lalu saya punya masalah dengan jerawat yang membandel, ngga cuma satu dua biji tapi satu muka penuh jerawat sampai keleher-leher, ampuuunn maakkk… Saya coba perawatan di klinik langganan udah ngga ngefek, lebih dari 6 bulan treatment ini itu, pake krim ini itu, sempet gonta-ganti dokter juga tapi nggak ada hasilnya yang ada malah tambah parah. Akhirnya saya pindah ke klinik lain di daerah Tebet, sempet nyoba disitu lebih dari 6 bulan.  Daftar periksa sama dokter yang punya kliniknya bisa sampe 3 bulan. Saya ngga sabar kalo harus nunggu 3 bulan, jadi saya pilih dokter lain toh obatnya sama juga.

Berhubung saya lumayan sibuk (gaya sok sibuk haha :D) saya jadi kurang disiplin datang ke klinik. Pas jadwal kontrol atau facial saya ngga bisa datang. Lama-lama cape juga karena jauh dari rumah, belum lagi efek sampingnya. Kalau abis facial, selama beberapa hari satu muka merah-merah, kulit juga berasa jadi tipis. Saya juga ngga telaten pakai krimnya, suka males soalnya agak lengket2 gitu. intinya siy males hehe..

…………

Tadi kan udah cerita petualangan saya pakai krim racikan, naahhh sekarang saya mau ceritain si Jafra.

Aaahhh syukaaaa wangiiii.. aku jatuh cinta pada “ciuman” pertama.. dari wanginya aja udah bikin lope-lope pokoknyaa.. Begitulah kesan pertama saya waktu pertama kali pakai Jafra. FYI, kalo yang kemasan yang baru ini ngga wangi seperti yang lama. Oiya mungkin ada yang belum tau apa itu Jafra. Jafra itu produk perawatan kulit dan kosmetik yang pabriknya ada di Meksiko. Jafra udah 59 tahun dan masuk ke Indonesia baru tahun 2013. Keterangan lebih lanjut silakan googling aj yaaa 🙂

Awalnya saya tau Jafra dari orang-orang yang promosi via BBM (broadcast, lihat profil pict orang) lama-lama saya penasaran juga. Akhirnya saya daftar member bulan April 2015 dan langsung coba pake produknya. Kebetulan krim dokter saya habis, waktu itu saya juga beleum sempet datang ke kliniknya untuk kontrol dan beli obat.

(more…)