Dunia sementara, akhirat selamanya. Semoga Allah mudahkan kita semua utk taat dan istiqomah dijalan-Nya. Kelak kita berkumpul di Jannah-Nya, aamiin ya Rabb..

Latest

Aku Bangga Pakai Hijab


Hari ahad tanggal 7 April 2013, saya berkesempatan mengikuti acara launching KHAS (Komunitas Hijab Syar’i) yang diprakarsai oleh Ust. Felix Siauw dan Hijab Alila sebagai penyelenggaranya. Saya sendiri diminta tolong panitia menjadi moderator talk show bersama dua orang pembicara Aisha Maharanie (founder @halalcorner) dan Emeralda (@benefiko muslimah yang berprofesi sebagai desain grafis )

Acara ini sangat berkesan buat saya karena begitu banyak manfaat dan inspirasi yang saya dapatkan dari para pembicara dan juga dari Ustad Felix Siauw. Keteguhan hati untuk tetap istiqomah memakai hijab semakin menguat setelah mengikuti acara ini. Pakailah hijab karena Allah bukan karena manusia atau alasan lainnya, statement dari mbak Aisha Maharanie tersebut sangat mengena dihati saya mungkin begitu juga dengan muslimah lainnya yang hari itu hadir di Auditorium Universitas Al Azhar.

@adisyanah is on the stage *narsis hehe.. :)

@adisyanah is on the stage *narsis hehe.. ūüôā

Berbicara tentang hijab saya kembali mengingat pengalaman saya pertama kali memakai hijab sekitar 13 tahun yang lalu. Waktu itu saya masih SMA dan sempat mengalami pertentangan dari orang tua saya sendiri, terlebih pada saat menjadi mahasiswa saya mengenakan rok dan jilbab panjang. Dari mulai diolok-olok kampungan sampai dibilang ribet kalau naik bis karena pakai rok panjang. Niat saya untuk menutup aurat sangat kuat, walaupun orang-orang terdekat saya mencemooh saya tetap maju terus pantang mundur dan saya tetap bangga dengan berhijab J. Alhamdulillah, setelah sekian lama orang tua saya bisa menerima saya dengan hijab saya, bahkan adik-adik dan ibu saya akhirnya mengikuti jejak saya memakai hijab. Yang penting kita tetap hormat sama orang tua dan bersikap sebaik mungkin.

Read the rest of this page »

Jadi ‚ÄúOrang Kaya‚ÄĚ di Perantauan


Sebenarnya saya malu untuk sharing cerita ini karena agak norak dan lebay, hehehee..Nggak apa-apa deh tapi memang itu yang saya rasakan selama studi di Australia tepatnya di kota Canberra. Tulisan ini tidak ada maksud untuk pamer atau sok-sok‚Äôan tapi sekedar menceritakan pengalaman ‚Äėnorak‚Äô saya tinggal di luar negeri hehehe… *tutup muka sambil nyengir.

Saya merasa jadi ‚Äúorang kaya‚ÄĚ di Canberra karena kehidupan yang saya dan keluarga alami sungguh jauh berbeda dengan kehidupan kami di Jakarta. Waktu di Jakarta kami tinggal di rumah kontrakan yang kecil dan sederhana bahkan kursi dan meja pun tak punya jadi harap maklum ya kalau datang ke Canberra lihat rumah-rumah besar bahkan bisa menempatinya membuat saya jadi agak norak, hehehe‚Ķ Mungkin untuk sebagian orang sudah terbiasa tinggal di rumah besar dengan berbagai fasilitasnya tapi buat saya itu sesuatu yang mewah dan luar biasa.

Saya sangat bersyukur berkesempatan tinggal di Canberra selama 1,5 tahun. Selama 1,5 tahun itu 3 bulan pertama saya jalani sebagai anak kost, kemudian 16 bulan berikutnya saya menyewa rumah karena suami dan anak saya menyusul. Sebelum saya berangkat ke Canberra, saya dikirimkan link website yang menampilkan foto-foto rumah yang akan saya tempati kost. Saya terkagum-kagum melihat foto-foto dari tiap bagian di rumah itu, mulai dari dapur, kamar mandi, ruang tengah, halaman belakang, halaman depan dan jalanan di depan rumah. Baru melihat fotonya saja saya senangnya bukan main, berasa jadi orang kaya karena akan tinggal di rumah besar dan cantik yang buat saya cukup mewah, ¬†sampai saya pamerkan ke ibu dan adik-adik saya. Setibanya saya di Canberra, ke ‚Äėnorak‚Äôan saya masih berlanjut apalagi bisa menggunakan langsung fasilitas yang ada dirumah tersebut dan pastinya saya pamerkan lagi ke keluarga saya di Jakarta pada saat menelepon atau skype‚Äôan.

Read the rest of this page »

MULAILAH MENULIS


Tanggal 22-24 Februari 2013 lalu saya ikut training ‚ÄúWanna Be Trainer‚ÄĚ ¬†(WBT) yang dipandu langsung oleh sang master trainer Pak Jamil Azzaini.¬† Salah satu ‚ÄúPR‚ÄĚ dari Pak Jamil kepada para peserta adalah MENULIS. Kami disarankan untuk membuat website atau minimal blog sebagai sarana untuk berlatih menulis.¬† Paksakan untuk menulis, mau jelek atau bagus itu belakangan, yang penting mulailah menulis. Tulis tentang apa saja, tapi yang lebih paling mudah adalah menulis pengalaman pribadi kita.

Mungkin untuk sebagian orang menulis itu tidak mudah, termasuk saya. Padahal saya membuat blog ini dengan tujuan supaya lebih rajin menulis tapi ya gitu deh, ada aja alasannya ya sibuklah, capelah, repot ngurus anak, intinya sih males sama ngga pede takut tulisannya jelek hehe…

Waktu saya lihat postingan terakhir ternyata udah 2 tahun nggak ngeblog, Astagfirullah… Saking udah lamanya ngga ngeblog, saya sampai lupa passwordnya. Awal Januari lalu saya berkali-kali coba log in dan reset password baru, tetep aja ngga bisa. Sehari sebelum ikut WBT, saya coba log in lagi tapi belum berhasil juga.¬† Nah, kebetulan banget nih pas pulang hari kedua ikut WBT, sambil nunggu Commuter Line tujuan Bekasi di stasiun Manggarai, saya coba iseng-iseng log in pake BB, eh‚Ķternyata bisa. Alhamdulillah banget‚Ķbaru aja siangnya dikomporin Pak Jamil untuk nulis di website / blog, eh malemnya saya bisa log in lagi di blog saya. Kalau udah bisa log in gini, udah nggak ada alasan lagi untuk nggak ngeblog. Ya mudah-mudahan minimal satu minggu satu tulisanlah, aamiin‚Ķ

Oke deh‚Ķsegini aja dulu nulisnya yaa..lumayanlah pemanasan dapat 200 kata, daripada nggak nulis hehe.. ūüôā

*Senin pukul 21.00, sambil goyangin ayunannya Oiq

Tak Cukup Hanya Cinta


Dicopas dari http://crito.jw.lt/Cinta/Tak%20Cukup%20Hanya%20Cinta

“Sendirian aja dhek Lia? Masnya mana?”, sebuah pertanyaan tiba-tiba mengejutkan aku yang sedang mencari-cari sandal sepulang kajian tafsir Qur‚Äôan di Mesjid komplek perumahanku sore ini. Rupanya Mbak Artha tetangga satu blok yang tinggal tidak jauh dari rumahku. Dia rajin datang ke majelis taklim di komplek ini bahkan beliaulah orang pertama yang aku kenal disini, Mbak Artha juga yang memperkenalkanku dengan majelis taklim khusus Ibu-ibu dikomplek ini. Hanya saja kesibukan kami masing-membuat kami jarang bertemu, hanya seminggu sekali saat ngaji seperti ini atau saat ada acara-acara di mesjid. Mungkin karena sama-sama perantau asal Jawa, kami jadi lebih cepat akrab.

“Kebetulan Mas Adi sedang dinas keluar kota mbak, Jadi Saya pergi sendiri”, jawabku sambil memakai sandal yang baru saja kutemukan diantara tumpukan sandal-sendal yang lain. “Seneng ya dhek bisa datang ke pengajian bareng suami, kadang mbak kepingin banget ditemenin Mas Bimo menghadiri majelis-majelis taklim”, raut muka Mbak Artha tampak sedikit berubah seperti orang yang kecewa. Dia mulai bersemangat bercerita, mungkin lebih tepatnya mengeluarkan uneg-uneg. Sebenarnya aku sedikit risih juga karena semua yang Mbak Artha ceritakan menyangkut kehidupan rumahtangganya bersama Mas Bimo. Tapi ndak papa aku dengerin aja, masak orang mau curhat kok dilarang, semoga saja aku bisa memetik pelajaran dari apa yang dituturkan Mbak Artha padaku. Aku dan Mas Adi kan menikah belum genap setahun, baru 10 bulan, jadi harus banyak belajar dari pengalaman pasangan lain yang sudah mengecap asam manis pernikahan termasuk Mbak Artha yang katanya sudah menikah dengan Mas Bimo hampir 6 tahun lamanya.

“Dhek Lia, ndak buru-buru kan? Ndak keberatan kalo kita ngobrol-ngobrol dulu”, tiba-tiba mbak Artha mengagetkanku. ” Nggak papa mbak, kebetulan saya juga lagi free nih, lagian kan kita dah lama nggak ngobrol-ngobrol”, jawabku sambil menuju salah satu bangku di halaman TPA yang masih satu komplek dengan Mesjid.
Dengan suara yang pelan namun tegas mbak Artha mulai bercerita. Tentang kehidupan rumah tangganya yang dilalui hampir 6 tahun bersama Mas Bimo yang smakin lama makin hambar dan kehilangan arah.

“Aku dan mas Bimo kenal sejak kuliah bahkan menjalani proses pacaran selama hampir 3 tahun sebelum memutuskan untuk menikah. Kami sama-sama berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja dalam hal agama”, mbak Artha mulai bertutur. “Bahkan, boleh dibilang sangat longgar. Kami pun juga tidak termasuk mahasiswa yang agamis. Bahasa kerennya, kami adalah mahasiswa gaul, tapi cukup berprestasi. Walaupun demikian kami berusaha sebisa mungkin tidak meninggalkan sholat. Intinya ibadah-ibadah yang wajib pasti kami jalankan, ya mungkin sekedar gugur kewajiban saja. Mas Bimo orang yang sabar, pengertian, bisa ngemong dan yang penting dia begitu mencintaiku, Proses pacaran yang kami jalani mulai tidak sehat, banyak bisikan-bisikan syetan yang mengarah ke perbuatan zina. Nggak ada pilihan lain, aku dan mas Bimo harus segera menikah karena dorongan syahwat itu begitu besar. Berdasar inilah akhirnya aku menerima ajakan mas Bimo untuk menikah”.
“Mbak nggak minta petunjuk Alloh melalui shalat istikharah?”, tanyaku penasaran. “Itulah dhek, mungkin aku ini hamba yang sombong,untuk urusan besar seperti nikah ini aku sama sekali tidak melibatkan Alloh. Jadi kalo emang akhirnya menjadi seperti ini itu semua memang akibat perbuatanku sendiri”

“Pentingnya ilmu tentang pernikahan dan tujuan menikah menggapai sakinah dan mawaddah baru aku sadari setelah rajin mengikuti kajian-kajian guna meng upgrade diri. Sejujurnya aku akui, sama sekali tidak ada kreteria agama saat memilih mas Bimo dulu. Yang penting mas Bimo orang yang baik, udah mapan, sabar dan sangat mencintaiku. Soal agama, yang penting menjalankan sholat dan puasa itu sudah cukup. Toh nanti bisa dipelajari bersama-sama itu pikirku dulu. Lagian aku kan juga bukan akhwat dhek, aku Cuma wanita biasa, mana mungkin pasang target untuk mendapatkan ikhwan atau laki-laki yang pemahaman agamanya baik”, papar mbak Artha sambil tersenyum getir.
Read the rest of this page »

Mimpi Jadi Pengusaha Jangan Didiamkan


KOMPAS.com – Pengusaha jati, Santi Mia Sipan, tergerak mengubah dirinya menjadi lebih dari sekadar sejahtera dengan berwirausaha. Pernyataannya tegas tersampaikan di berbagai forum, bahwa menjadi karyawan bisa sejahtera namun tak pernah bisa kaya. Jika ingin kaya maka berwirausahalah. Pernyataan Santi didasarkan pada dorongan dalam dirinya untuk berkontribusi yang terbaik bagi keluarga.

“Passion, drive, dan dream ini harus ada dalam diri perempuan. Mimpi, kalau didiamkan akan menjadi kebodohan. Mimpi harus direalisasikan. Perempuan tidak boleh berhenti bermimpi,” jelas Santi, di sela Women Executive Forum bertema “Women Empowerment: New Age Women” diadakan Ernst & Young Entrepreneurial Winning Women di Graha Niaga, Jakarta, Kamis (21/4/2011). Perempuan, kata Santi, bisa membuat pilihan. Apakah ingin sejahtera, sangat sejahtera, kaya tetapi tidak nelangsa, atau bahkan tidak sejahtera. Pilihan ini harus dibuat perempuan dengan mulai melangkah. Saat akan melangkahkan kaki memulai usaha dari posisi karyawan, dibutuhkan proses belajar.

Read the rest of this page »

Tips Bisnis Dari Sang Juragan (3&4)


Berikut tips bisnis praktis yang saya copas dari tweetnya mas @JayaYEA (Juragan) tanggal 20 dan 21 April.
5 TANGGA BISNIS; Bagaimana Langkah2 bisnis agar lebih cepat FREEDOM!
5 Tangga bisnis. Apa gunanya?? Mengetahui prioritas langkah2 yg diprlukan&tdk diprlukan pd fase2 t’tentu dlm ush,hngga tnaga kt bs diprioritaskan utk hal2 terpenting lain.
Berikut adlh 5 tangga bisnis:
1.STARTING(Mulai)
2.PROFITING(Naikan keuntungan)
3.SYSTEMIZING(Bangun sistem)
4.MULTIPLYING(Duplikasi)
5.REAPING FREEDOM(Kebebasan financial).
1a.STARTING; saat mulai ush fokus bgmn bs survive / ‚Äėdapur ngepul‚Äô terlebih dahulu.Jgn berusaha mencari laba bsr saat awal tp crlah omset.
1b.Fokus bgmn meramaikan toko anda & mengkonversi sebanyak mungkin calon pelanggan jd pelanggan.Lakukan pemasaran scr agresif & teragenda.
1c.Jgn biarkan seharipun tanpa promosi. Lakukan hal ini terus-menerus sampai ‚Äėkursi‚Äô anda penuh tiap saatnya.
1d.Jk bisnis anda adlh distribusi,bukalah jalur distribusi sebanyak mungkin & secepat mungkin.Genjot volume penjualan anda bkn profit anda.
1e.Asalkan pembayaran bagus, profit rendahpun tdk menjadi mslh. Sekali lg fokus menaikan omset.
1f.Jgn terburu2 membuat sistem scr detail krn akan menghilangkan flexibilitas dlm bisnis anda.
1g.Biasanya mantan krywn diperush bsr akan fokus membuat sistem dibanding menggenjot penjualan.Ini adlh kesalahan fatal saat awal berbisnis.
2a.PROFITING; stlh volume penjualan anda cukup bsr atau ‚Äėkursi‚Äô di warung anda sdh penuh tiap saat barulah berfokus menaikan keuntungan ush.
2b. Ada 3 hal menaikan keuntungan ush dr cust. :1.menaikan angka repeat order; 2.menaikan rata2 pembelian tiap kunjungan; 3.menaikan margin.
2c. Repeat order adlh sgl upaya yg dilakukan utk membuat pelanggan semakin sering belanja ke tmpt kita.
2d. Menaikan rata2 pembelian; bgmn caranya mrk yg tadinya belanja 100rb tiap kunjungan mjd 200rb tiap kunjungan.
2e. Menaikan margin; intinya adlh menaikan value&hrg jual, serta menekan biaya produksi dgn cara menaikan produktifitas&menekan pengeluaran.
2f. Di fase profiting, promosi ttp jgn berhenti. Bedanya dgn fase starting, promosi profiting lbh di fokuskan ke pelanggan yg sdh ada.
3a. SYSTEMIZING; Nah, stlh ‚Äėdapur ngepul‚Äô & duit melimpah, kini saatnya menyempurnakan sistem.
3b.Sebenarnya sistem tsbt mungkin sdh dirintis sdkit dm sdkit sjk mulai ush. Hny sj di fase systemizing,kt akan fokus pd pembenahan sistem.
3c. Tujuan dr system adlh membuat bisnis ‚Äėautopilot‚Äô, jalan tanpa anda & siap dikembangbiakan (multiplying).
3d. Materi systemizing akan kami paparkan scr terpisah besok.
3e. Toh jk profit anda bsr, anda tdk perlu pusing utk membuat sistem sendiri. Cukup membayar konsultan utk membuat sistem di perush anda.
3f. Yg terpenting lg, inilah saatnya anda mencari GM/direktur yg jauh lbh pandai dan berpengalaman dr anda.
4a. Multiplying; stlh sistem terbentuk perlu dilakukan uji coba dgn cara menduplikasi bisnis yg sdh ada yaitu dgn membuka cabang.
4b.Jgn buru2 franchise jk sistem blm teruji.Jk anda membthkan modal utk ush gunakan opsi jual sbagian saham cbng utama u/ membangun cbng br.
4c. Uji sistem anda dgn membuka cabang di bbrp tmpt/kota yg berbeda, sblm akhirnya anda siap franchise.
4d. Ingat: niatkan franchise utk berbagi keuntungan, bukan mencari ‚Äėkorban‚Äô. Apa yg anda tanam adlh apa yg anda akan tuai.
4e. Selain opsi franchise, sistem jg bs diterapkan utk mengembangbiakan cabang2 usaha anda.
5a. Kini tiba saatnya memetik apa yg telah ada tanam, yaitu kebebasan financial. Bisnis anda jalan, anda jalan2….
5b. Skrg tiba saatnya meninggalkan ‚Äėgading‚Äô kepada org2 sekitar anda.

Tips Bisnis Praktis dari Sang Juragan (1 & 2)


Temans¬†berikut¬†tips bisnis¬†praktis¬†dari¬†Mas Jaya¬†YEA, seorang¬†mentor bisnis¬†hebat¬†di Indonesia, pemilik¬†sekolah¬†bisnis¬†Young Entrepreneur Academy (YEA), pengarang¬†buku¬†“The Power of Kepepet” . Tulisan¬†ini¬†saya copas¬†dari¬†timeline akun¬†twitter beliau¬†(@JayaYEA), jangan¬†lupa¬†di¬†follow ya. Semoga¬†bermanfaat.

Punya Tempat, Mau Usaha Apa?
Seorang¬†peserta¬†ECamp¬†bertanya¬†ke sy,”Masj, sy kan sdh¬†pny¬†ruko¬†tuh, enaknya¬†buat¬†usaha¬†apa¬†yaa?” Berikut¬†adlh¬†langkah2nya….
1. Petakan radius 5km di skitar Anda, bisa gunakan google maps.
2. Lakukan¬†survey untuk¬†meng-update¬†apa2¬†‘sarang semut'(pembuat¬†keramaian) sekitar¬†Anda. TANDAI!
3. Identifikasi jenis semut di masing2 sarang tsbt, dewasa(pabrik, pemerintahan), anak2(skul), pasar, perumahan dll.
4. Beda¬†jenis¬†semut, beda¬†level, beda¬†kebutuhan, beda¬†daya¬†beli! Jgn¬†sampai¬†membidik¬†semut¬†yg¬†salah¬†nantinya…
5. Petakan bisnis2 disekitarnya. TANDAI! Juga amati, mana yg terlaris, kenapa? Cari pola suksesnya!
6. Dari data2 tersebut, renungkan usaha apa yg sesuai dg target pasar disana, yg msh rendah kompetisinya.
7. Tetap¬†yg¬†terpenting, KAPAN¬†MAU¬†BUKA? Target dulu, baru rencanakan¬†kemudian…
“Usaha¬†yg¬†bagus¬†adalah¬†usaha¬†yg¬†dibuka, bukan¬†dipikir¬†terus.
Mikir¬†blm¬†tentu¬†buka, buka¬†pasti¬†mikir!” FIGHT!
Punya Ide, Mulai Dari Mana?
  1. Jawab pertanyaan2 ini dulu:
      a. Apa deskripsi produk/jasa Anda?
      b. Siapa SPESIFIK target pasar Anda?
      c. Dimana mereka biasa berkumpul?
      d. Bagaimana cara TEREFEKTIF melakukan penjualan ke mereka?
¬†2. Pilih¬†tempat¬†usaha¬†yang berdekatan¬†dg¬†‘sarang semut’ yg menjadi¬†target pasar¬†Anda. Ingat, jgn ‘salah’ semutnya!
3. Buka chapter ‘memilih lokasi usaha'(menyusul), untuk¬†detailnya
4. Branding adalah keterlihatan, pastikan sign board Anda terlihat oleh para semut yang lewat. Simulasikan!
5. Target dulu baru rencana! Tgl, bln, thn brapa Anda akan buka? Baru membuat rencananya!
6. Pepetkan diri Anda dg memberi DP di tmpt usaha Anda, buat kartu nama, brosur, pokoknya melangkah.
7. Jangan menunggu kondisi sempurna, tp sempurnakan sambil berjalan.
8. U/ bisnis yg pertama, jgn byk berhitung. Jika mau berhitung, hitunglah untungnya, agar termotivasi.
 9. Sptnya nekad? Ya, lbh baik drpd pengecut!
10. Bergurulah pada mentor praktisi pengusaha, bukan sekedar teori saja.
“Usaha¬†yg¬†bagus¬†adalah¬†usaha¬†yg¬†dibuka, bukan¬†diHITUNG¬†terus-menerus” FIGHT!¬†

Hadist Jaminan Rasulullah tentang Surga


RASULULLAH bersabda: “Jaminlah untukku 6 hal darimu, aku jamin SYURGA untukmu:

1.BENAR dalam bicara.

2.TEPAT janji kpd Allah seperti sholat, zakat, puasa dll, dan janji pada manusia seperti nazar, sumpah dsb.

3.TUNAIKAN amanah.

4.TUTUP aurat dan jaga kemaluanmu.

5.TAHAN matamu dari yg haram (pornogarafi).

6.JAGA tangan, seperti memukul bukan hak, menerima atau memberi yg haram, menyentuh yg bukan mahramnya.

(HR.Ahmad, Ibnu Hibban & Baihaki)

sumber: Ust. Arifin Ilham

Lentera Jiwa


Lama sudah kumencari

Apa yang hendak kulakukan

Segala titik kujelajahi

Tiada satupun ku mengerti

Tersesatkah aku di samudera hidup

Kata-kata yang kubaca terkadang tak mudah kucerna

Bunga-bunga dan rerumputan bilakah kau tau jawabnya

Inikah jalanku inikah takdirku

Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati

yang selalu membunyikan cinta

Kupercaya dan kuyakini murninya nurani

Menjadi penunjuk jalanku, lentera jiwaku

(A song by Nugie)

Cekidot video klipnya di sidebar dan perhatikan baik2 :))

Quote of the Day


“Tidak ada diantara kita yang suci. Tapi, berusaha mensucikan diri itu indah.” (Mario teguh)