Dunia sementara, akhirat selamanya. Semoga Allah mudahkan kita semua utk taat dan istiqomah dijalan-Nya. Kelak kita berkumpul di Jannah-Nya, aamiin ya Rabb..

Latest

Kisah Hijabku


maxresdefault

 

Tak terasa 14 tahun sudah hidup dengan berhijab.

Saat hidayah itu datang.

Perintah Allah tak bisa lagi ditolak.

Berbekal satu stel seragam (bekas) muslim putih abu-abu

dan jilbab pemberian teman.

Tidak pakai ‘tapi’ dan tidak pakai ‘nanti’

untuk memulai ‘hidup baru’ sebagai bukti ketaatan pada Tuhan.

 

Walaupun orang tua dan keluarga dekat menentang dan mencela

melihat jilbab panjang, rok lebar dan kaos kaki dipakai sehari-hari.

Kampungan, kuno, ribet dan segala cemoohan saya terima.

Sedih dan perih terasa, tapi tak membuat hati ini goyah.

Sampai tiba pada suatu waktu, akhirnya mereka menerima.

 

Dulu orang tua khawatir kalau anaknya berhijab akan sulit dapat pekerjaan,

dan lama dapat jodohnya. Tapi semua itu tidak terbukti.

Lulus sekolah diterima di PTN, malah sudah bekerja saat masih jadi mahasiswa.

Menikah di usia 22, hingga kemudian lanjut lagi sekolah S2 dengan beasiswa, alhamdulillah.

Allah pasti menepati janji-Nya. Dia memudahkan segala-Nya.

 

Tak ada keraguan lagi, karen perintah berhijab sudah jelas di dalam Al-Qur’an.

Pernah mengalami surutnya keimanan, mengganti penampilan dengan celana panjang.

Namun akhirnya menyadari kembali, bahwa perintah hijab syar’i terlalu indah untuk diingkari.

Read the rest of this page »

Advertisements

Air Kangen.. Air Sehat.. Air “Ajaib” !!


Pertama kali dengar nama Kangen Water pada waktu saya ikut training WBT bulan Februari 2013. Saya pikir ini hanya air oksigen biasa seperti mer-merk lainnya. Saya juga sempat berpikir kenapa namanya “Kangen”, apa maksudnya supaya orang-orang yang beli merasa kangen dan akan beli lagi dan lagi. Setelah dijelaskan sama teman saya,ternyata ‘kangen’ itu bahasa Jepang dibaca ‘kang-gen’ yang artinya ‘back to original’. Waktu itu saya tidak terlalu tertarik karena itu tadi saya pikir air biasa. Berbulan-bulan kemudian sekitar bulan November, saya ketemu lagi sama si Kangen Water ( KW ).

Suatu malam suami saya pulang kerja bawa KW dua galon kecil, beli dari temannya katanya bagus untuk kesehatan. Nah kebetulan waktu itu bapak saya baru saja keluar dari RS, sebenarnya siy belum boleh pulang karena kondisinya masih sakit tapi karena Bapak merasa bosan dan tidak nyaman, dia minta pulang. Bapak sakit stroke (untuk yg ketiga kalinya). Bapak cuma bisa terbaring lemah, kakinya terasa sangat sakit dan seperti tidak bertenaga. Walaupun sudah di rumah, bapak belum bisa beraktivitas apapun. Bahkan masih pipis lewat kateter.

Beberapa hari pulang dari RS, bapak kencing darah. Kantong urinnya berwarna merah darah persis seperti kantong donor darah. Bapak juga mengeluh kalo pipis sakit. Sedih lihat kondisi bapak seperti itu. Saking ngerinya lihat urin bapak yg bercampur darah, saya sampai ngga tega mau foto kantong urinnya. Saya cuma bilang ke bapak, mungkin itu pengaruh pakai kateter. Kami berusaha menutupi kekhawatiran bapak, padahal kami juga takut melihatnya. Kami berpikir, kalo bapak dibawa lagi ke RS pasti harus opname.

Read the rest of this page »

Kabar Gembira dari Pak Kepala


Kamis, 9 Januari 2014 menjadi awal tahun yang sangat manis. Di acara silaturahim antara para pegawai dengan jajaran pejabat dan Pak Kepala di kantor kami menjadi momentum yang sangat membahagiakan bagi kami para ibu muda, khususnya bagi saya pribadi. Saking bahagianya waktu Pak Kepala pidato, rasanya saya ingin berdiri sambil mengucapkan Takbir, Allahu Akbar! Akhirnya kegalauan kami selama ini terjawab sudah. Dengan jelas dan tegas pak Kepala menyampaikan bahwa tidak perlu minta maaf kalau harus bawa anak ke kantor dan kedepannya akan segera dibangun Day Care di kantor kami. Pak Kepala juga nanti membuka kesempatan untuk berdialog dengan para pegawainya untuk mendiskusikan lebih lanjut tentang Day Care ini, subhanallah…

Menjadi working mom memang tidak mudah, apalagi jaman sekarang sulit mencari asisten rumah tangga / pengasuh anak, sementara kami harus tetap bekerja. Dengan adanya kebijakan baru tersebut sungguh sangat membantu kami para ibu, disaat tidak ada pengasuh anak dirumah, kami bisa membawa anak-anak ke day care kantor tanpa perlu khawatir pekerjaan terganggu dan si anak tetap nyaman bermain dan beraktivitas.

Read the rest of this page »

Apa yang Kita Banggakan ?


Image

Apa yang kita banggakan di dunia ini?

Wajah cantik dan rupawan, Jabatan , Pendidikan tinggi,  popularitas, atau harta, rumah dan kendaraan mewah?

Dunia tidak akan ada habisnya dikejar

Kehidupan akhirat sudah pasti adanya

Berbangga-bangga di dunia, jika niatnya bukan lillah

Hanya kebahagiaan semu yang didapat.

Ibadahpun belum sempurna, amal baik juga teramat sedikit.

Bermanfaat untuk orang banyak juga belum.

Malah sebaliknya, cari muka didepan manusia.

Mendekat pada Allah pakai ‘nanti’ pakai ‘tapi’

Berbuat maksiat tiada takut.

Padahal mati datangnya pasti

Saat diri ini masih berlumur dosa, ada Allah yang menutupi segala aib.

Lalu apa yang kita banggakan?  Jika bekal diakhirat belum siap.

Sedang pada saat wafat nanti, tidak ada yang dibawa kecuali amal baik, doa anak yang soleh, serta ilmu yang bermanfaat.

*nasihat untuk diri sendiri

Es Pisang Ijo Olala Sweet, manis menyenangkan..bikin ketagihan!!


Haaloooo…pemirsah sejagat raya..saya mau numpang promo yaaa.. Gak ada salahnya donk promo di blog sendiri hehe 🙂 Udah pada tau kan yaa makanan khas Makassar yang namanya es pisang ijo, tau donk… beberapa tahun terakhir ini es pisang ijo emang makin tenar aja terutama di Jakarta, semakin banyak yang jualan es pisang ijo dari mulai jualan di pinggir jalan pakai gerobak sampai yang buka outlet besar.

Berbekal resep keluarga yang memang asli dari Palopo-Sulawesi Selatan, saya memberanikan diri untuk serius menjalani bisnis es pisang ijo, walaupun sudah mulai berjualan iseng-iseng di kantor sejak 2009. Selain jualan iseng-iseng, kami juga sering diminta oleh saudara yang punya hajatan (pernikahan, lamaran, dsb ) untuk menyediakan es pisang ijo sebagai salah satu menu khas, biasanya buat digubukan. Alhamdulillah…banyak testimoni dari teman-teman, tetangga, keluarga, tamu-tamu dan para customer yang sudah mencoba es pisang ijo buatan kami, semua bilang enak dan suka. Malah banyak yang bilang lebih enak dari pada yang dijual-jual di tempat lain *kipas-kipas ke-GR-an huehehe 😀

Supaya lebih menarik dan mudah diingat kita kasih nama “ES PISANG IJO OLALA SWEET”. Pisang yang manis dan empuk dibalut tepung berwarna hijau dan kuahnya yang kental beraroma pandan, ditambah sirup coco pandan dan es serut atau es batu. Rasanya segar dan manis, bikin hati senang dan pastinya bisa bikin kamu ketagihan haha *nelen ludah 🙂

Pisang Ijo

Daripada ngiler terus mending buruan order deh…langsung aja SMS / WA ke nomer yang ada di foto. Sekarang udah bisa delivery order loohh.. Info lengkapnya bisa lihat di website http://www.espisangijo.net (Alhamdulillah udah sering dapet order catering wedding juga via website ini). Oiya, InsyaAllah akhir bulan November ini outlet pertama kita akan dibuka di perumahan Harapan Baru, Bekasi Barat.

image(1)

Mudah-mudahan Es Pisang Ijo Olala Sweet semakin maju dan berkembang, bisa menyenangkan dan bermanfaat untuk banyak orang, terutama ibu-ibu hamil yg lagi ngidam hehe.. Udahan dulu ya, nanti diinfo deh kalo outletnya udah buka. Oke deh makasih yaa udah mampir di blog ini, ditunggu orderannya yaaaa 🙂

 

Mentoring Penuh Inspirasi Bersama Baba Rafi


Siapa yang suka makan kebab? Pasti nggak asing donk sama Kebab Turki Baba Rafi, secara kebab ini yang paling banyak cabangnya di seluruh Indonesia dan satu-satunya Kebab made in Indonesia yang berhasil buka cabang di luar negeri, mantaabb kan..

Baba Rafi ternyata ngga cuma jualan kebab aja loh.. mereka punya beberapa program CSR, salah satunya program mentoring entrepreneurship yang keren banget. Saya merasa beruntung  bisa ikutan program ini. Taunya juga ngga sengaja, kebetulan saya followernya mba Nilam sari di Twitter. Emang udah lama nyari-nyari program mentoring kayak gini, Alhamdulillah nemu. Pas lihat tweetnya mba Nilam, saya langsung daftar via email.

Niat banget deh sampe bolos kerja dan siap dengan resiko potong gaji 5 % per hari…  selama 5 hari hari PP Bekasi – Fatmawati pulang malem terus, dari mulai ngojek, naik bis, taksi, kereta, dianter suami sampe nyetir sendiri semua udah dicoba. Macet di tol berjam-jam, jam 10 malam masih distasiun nunggu kereta, jemput anak-anak dirumah mama udah kemaleman, dll. Tapi setelah ikut semua ‘pengorbanan’ ngga sia-sia, asli worthed banget!!

Mentoring yang saya ikutin ini batch yang ke 7, dilaksanakan selama 6 hari (21-26 November 2013). Konsepnya small class, pesertanya cuma 10 orang, karena kelas kecil jadi efektif banget, kita puas nanya-nanya sesuai dengan bisnisnya masing-masing.

IMG-20131021-03366

mba Nilam’s class. Pas banget lg ada liputan dari TV Jerman, wuuiihh kereenn…

Pengajarnya keren-keren cyiiinn, pengusaha-pengusaha hebat yang selama ini saya cuma tau brandnya eeh disini diajarin langsung sama mereka. Sebut saja pak Anton owner TX Travel, Pak Ardantya Syahreza owner Sour Sally, Generasi Muda ID dan beberapa bisnis lainnya, Yulia owner salon Moz 5, Ibu Ita penulis buku couplepreneur dan pemilik beberapa apotik dan klinik ternama, Pak Bedi ahlinya bisnis kuliner, owner Quick Chicken yang ternyata dulu ownernya Rice Bowl dan resto-resto besar lainnya. Keren atau keren banget? Kereeenn bangett gilaaakk..  😀

Mereka pebisnis-pebisnis sukses yang punya semangat berbagi yang luar biasa. Mereka orang-orang hebat tapi mau mengajarkan ilmunya kepada kami yang masih ‘start up’. Eh saya doang siy yang bener-bener baru hehe.., peserta yang lain-lain mah udah hebat-hebat bisnisnya.

Ada yang lebih WOW lagi, dua orang pengusaha muda penuh prestasi, masih mahasiswa tapi bisnisnya mendunia. Yang pertama namanya Khafidz ownernya Kendal Atsiri yang mewakili Indonesia dan Asia ke USA dalam ajang lomba Global Student Entrepreneurship. Khafidz yang berasal dari desa terpencil di kendal, dengan bisnis minyak atsiri berhasil memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan para pemetik daun cengkeh dan keluarganya. Hebatnya lagi 40% hasil produksinya diekspor ke Eropa, beeuuhh mantabbb bro..

khafidz

Khafidz, masih mahasiswa loohh..pengusaha minyak atsiri dari Kendal. Mantaaabbb…

tyovan

Tyovan, pengusaha IT dari Wonosobo, masih kuliah di Binus. Awesome!!

Satu lagi namanya Tyovan, berasal dari Wonosobo tapi udah pernah diundang Stanford University mengunjungi Silicon valley. Kecil-kecil cabe rawit, si Tyovan kelas 2 SMA udah bikin CV untuk bisnisnya dan sekarang sudah punya 3 macam bisnis dibidang IT. Wowww they’re really special, top markotop bikin speechless. Lihat mereka tuh ya jadi malu sendiri, hmmm..dulu gue kemane aje yee..kebanyakan main karet sama main bekel kaleee huehehe.. 😀

Selain pebisnis sukses, manajer-manajer Baba Rafi juga ikut mengajar. Dari mulai manajer HRD, GA, Logistik, Marketing, Brand sampai GM pun ikut mengajar dan pastinya mba Nilam dan mas Hendy sang owner turut serta hadir dan berbagi ilmu di kelas. Kami belajar langsung dari para direksi dan manajer tentang bagaimana mengelola perusahaan sesuai job dan experiences mereka masing-masing. Asli ‘buka-bukaan’, semua ‘rahasia’ perusahaan bagaimana membangun bisnis dari nol sampai besar seperti sekarang ini dishare ke peserta.

Oiya, di hari pertama kami sempat diajak keliling kantor, mulai dari lantai tiga sampai bagian produksi dan logistik di lantai satu. Pengalaman yang sangat menarik buat saya karena baru pertama kali ini melihat langsung proses produksi sebuah bisnis kuliner dalam skala besar.

Read the rest of this page »

Protected: Mundur, Siapa Takut ?


This content is password protected. To view it please enter your password below:

10 Tanda Jiwa Entrepreneur


Image

FIGHT for your dream!!

Beberapa tahun belakangan ini saya sangat tertarik dengan entrepreneurship, sampai-sampai saya mempercepat kepulangan saya dari Australia karena pengen cepet ikutan Entrepreneur Camp (E-Camp) punyanya mas Jaya Setiabudi (Mas J). Saya juga selalu haus untuk belajar dan menambah wawasan ilmu bisnis / wirausaha. Seperti ada dorongan yang kuat dari dalam diri ini untuk terjun ke dunia bisnis. Beberapa alasannya adalah karena saya merasa pekerjaan yang saya jalani saat ini bukan passion saya, bekerja diatur-atur, tidak fleksibel, birokratis sehingga muncul rasa tidak puas, mudah bosan dan jenuh. Yaaa maklum saja, saya kan pekerja kantoran tapi jiwanya “liar”, hehe.. 😀

Udah ah curhatnya, ngeluh mulu hehe.. Ada artikel bagus nih tentang tanda-tanda jiwa entrepreneur. Artikel berikut saya copas dari website yukbisnis.com. Saya sangat tertarik dengan artikel ini karena sebagian besar dari ciri-cirinya itu “gue banget”. Gak usah panjang lebar lagi (tapi saya tambahin komen pribadi boleh donk..hehe..), yuk ah dibaca apa aja siy 10 tanda bahwa kita punya jiwa entrepreneur.

1. Benci Terhadap Ketidakjelasan

Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengenai sesuatu hal yang anda kerjakan, dan mengapa anda melakukan hal tersebut. Anda mungkin tidak akan melakukan sebuah pekerjaan jika tidak mendapat penjelasan tentang apa yang akan kerjakan. Anda bukanlah robot yang hanya disuruh-suruh untuk melakukan sesuatu hal tanpa mengetahui alasan dibalik mengapa anda harus melakukan hal tersebut. Jika anda bukan robot maka anda adalah seorang entrepreneur.

Ini gue banget, alasannya karena saya tidak suka menjadi robot, apalagi harus mengerjakan sesuatu yang tidak saya suka dan alasannya nggak jelas.

2. Mudah Bosan

Anda merasa bahwa diri anda mudah bosan terhadap sesuatu yang anda kerjakan, dan membuat anda merasa bahwa itu adalah sebuah masalah. Sebenarnya tidak ada yang salah jika anda merasa bosan dengan aktivitas yang tidak menantang bagi anda dan hanya melakukan aktifitas yang sama setiap waktu. Inilah alasan Bill Gates drop out dari kuliah dan memilih untuk mengembangkan Windows, karena dia mudah bosan.

Ini juga gue banget, saya orangnya gampang bosenan, tidak bisa bertahan lama mengerjakan satu hal dalam jangka waktu yang panjang. Melakukan banyak hal dalam satu periode itu menyenangkan buat saya.

3. Dipecat dari Pekerjaan

Anda dipecat dari pekerjaan anda karena anda terlalu kreatif dan merasa ingin melakukan sebuah perubahan bagi diri anda sendiri dan bagi orang lain. Dengan terbebasnya anda dari pekerjaan anda yang  melarang anda untuk kreatif, maka anda dapat mengubah kreativitas anda tersebut dengan menjadi seorang entrepreneur.

 Kalau dipecat siy ngga pernah, tapi merasa ingin melakukan perubahan iya banget.

4. Dicap sebagai Pemberontak

Anda ingin melakukan sebuah perubahan namun anda malah dituduh sebagai pemberontak dalam perusahaan tempat dimana anda bekerja. Keluarlah dari pekerjaan anda, wujudkan ide anda tersebut, dan tunjukan kepada mereka bahwa pemberontakan anda mampu membuat anda menjadi seorang entrepreneur sukses.

Dicap sebagai pemberontak siy enggak (mungkin juga iya tapi sayanya yg nggak tau hehe). Saya mulai berani “memberontak” seperti kabur berhari-hari dari kantor tanpa kabar (ya iyalah kalau ngasih kabar namanya bukan kabur bu hehe..), sering bolos, nggak ikut rapat, dan masih banyak lagi kenakalan saya (hehe..pengakuan, jangan ditiru yaa).

5. Siap untuk Membuat Sesuatu Menjadi Lebih Baik

Anda selalu melihat bahwa diri anda mampu membuat sesuatu menjadi lebih baik. Anda selalu ingin memberikan pendapat anda kepada orang lain untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

Terkadang saya suka protes karena sistem atau aturan yang dilingkungan pekerjaan yang menurut saya kurang pas. Sayangnya saya nggak berani ngomong, beraninya cuma kasih ide-ide dibelakang (payah bleh..)

Read the rest of this page »

Tontonan Seru


Biasanya saya paling malas nonton tv paling-paling sekilas nonton berita di Metro TV pas sambil makan malam atau subuh jam 5 pagi nonton ceramahnya Ust.Yusuf Mansur di Antv. Walaupun dirumah langganan Tv kabel saya tetep aja males nonton, tapi dua bulan terakhir ini saya mulai “keranjingan” nonton TV gara-gara iseng-iseng pencet-pencet remote eh nemu stasiun TV yg acaranya oke banget.

Discovery Home and Health nama stasiun TVnya. Tv ini beda banget sama stasiun tv lainnya karena program acaranya nggak jauh-jauh dari urusan kesehatan dan keluarga. Yang paling menarik adalah mostly acaranya realita, bukan drama / sinetron yang norak. Kalaupun ada yang drama itu berdasarkan kisah nyata yang diceritakan kembali.

Ada beberapa program acaranya yg jadi favorite saya seperti Deliver Me, A Baby story, I didn’t know I was pregnant. Ketiganya menayangkan secara “live” proses seorang ibu melahirkan anaknya, kecuali yg saya sebutkan terakhir I didn’t know I was pregnant itu diceritakan kembali / reka ulang berdasarkan kisah nyata si tokoh.


Deliver Me mengisahkan 3 orang dokter kandungan yang semuanya wanita dan praktek di klinik yg sama. Acara ini meliput pasien2 dari si dokter mulai dari kehidupan sehari-hari dirumah, kontrol kandungan, sampai detik-detik persalinan dan pasca kelahiran. A baby story juga mirip-mirip ceritany tentang persalinan seorang ibu yang direkam secara live. Kita bisa melihat apa yg terjadi sebenarnya dalam ruang persalinan.
Read the rest of this page »

MAMA GALAU


Judulnya gak ngenakin banget yaa.. begitulah pemirsa, bukan remaja aja yang galau, ibu-ibu kayak saya juga bisa galau hehe.. Apa sih yang bikin galau? Ya biasalah antara anak dan pekerjaan.  Ngga tega ninggalin anak kerja, merasa bersalah banget ngga bisa merawat dan mendidik anak sendiri, apalagi kalau lihat anak nangis ngga mau pisah sama mamanya, hiks 😦 . Namun disatu sisi, saya juga ngga bisa langsung berhenti bekerja. Pengennya sih bisa cuti dua tahun, bahkan ekstrimnya saya mau resign aja. Tapi ngga bisa gitu juga, ada kondisi-kondisi yang membuat saya sulit untuk resign (maaf ngga bisa diceritain disini).

Sebenarnya bukan hanya alasan anak yang bikin saya pengen cuti 2 tahun atau resign sekalian. Sudah lama saya merasa jenuh bekerja kantoran karena pekerjaan yang tidak sesuai dengan passion saya. Apalagi rutinitas berangkat pagi dan menghadapi kemacetan Jakarta yang bikin stress. Bukan hanya itu, saya juga terobsesi punya bisnis sendiri, punya kantor sendiri. Saya mulai berpikir untuk “naik level” dari karyawan menjadi entrepreneur. Maaf ya paragraph ini isinya ngeluh melulu 😦 .

Mungkin ada beberapa orang yang bilang saya ngga tau diri atau tidak bersyukur karena saya bekerja sebagai PNS di salah satu instansi pemerintah pusat dan menduduki jabatan struktural eselon 4 diusia saya yang terbilang masih muda ( geer niye masih muda hehe 😀 ). Bukan masalah bersyukur atau tidak bersyukur, tapi ini adalah tentang “pilihan hati” atau “lentera jiwa”.

Prioritas utama saya adalah anak-anak dan keluarga, karir dan pekerjaan nomer sekian. Mungkin bagi sebagian orang, mengejar karir adalah impiannya, tapi tidak dengan saya. Di akhirat nanti yang akan ditanya adalah bagaimana saya mendidik anak-anak bukan bagaimana saya mengejar karir. Mungkin nanti setelah anak-anak besar, saya bisa “berkarir” dan mewujudkan mimpi-mimpi saya, tetapi bagi seorang ibu dan isteri, tetap saja karir terbaiknya ada di dalam rumahnya.

Read the rest of this page »

Are You Happy With Your Job?


  

Siapa yang menjawab YA? Saya ucapkan selamat. Berarti anda sudah menemukan pekerjaan idaman atau bekerja sesuai passion anda. Jika jawabannya belum, anda tidak perlu khawatir karena anda tidak sendiri, banyak sekali pegawai/karyawan di luar sana yang merasa belum cocok dengan pekerjaannya atau belum menemukan bidang pekerjaan yang sesuai dengan passionnya, termasuk saya sendiri hehe curcol :).

Sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi mood kita bekerja. It’s not only about passion. Mungkin bisa jadi system penggajian yang tidak adil, konflik dengan atasan atau rekan kerja, lingkungan kantor yang kurang kondusif atau kurang nyaman, dsb. But in this case, I want to focus on “passion”, because it can be the “biggest problem” that we are facing but we don’t realize or we don’t know how to solve it.

Buat saya yang statusnya pegawai, masalah suka atau tidak suka, happy or not happy with your job is a very important issue. Kenapa penting? Karena sebagian besar waktu dihabiskan di kantor, sekitar 8 jam bahkan bisa lebih, 5 hari seminggu, 20 hari dalam sebulan. Kalau setiap hari waktu yang kita habiskan di kantor dilalui dengan hati senang, pasti akan berdampak pada out put dan kinerja yang maksimal. Bahkan lebih dari itu, perasaan senang pada saat bekerja juga akan mempengaruhi mood dan kehidupan pribadi.  Namun sebaliknya, jika kita sudah tidak happy dengan pekerjaan, cepat atau lambat pasti akan berdampak pada kualitas pekerjaan. Bekerja tidak sesuai passion itu sangat “menyiksa”, karena melakukan hal-hal yang memang bukan minat kita.

Kalau sudah seperti ini rasanya terjebak tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Kalau mau ekstrim bisa saja resign dan memulai karir baru yang sesuai dengan passion kita. Banyak loh orang-orang yang pada akhirnya beralih profesi, berganti pekerjaan yang jauh berbeda dengan latar belakang pendidikannya. Ada yang sekolah hukum tapi profesinya chef, ada yang sekolah ekonomi tapi menggeluti dunia tari, dsb. Sebagai contoh, silahkan lihat video klipnya Nugie yang berjudul “Lentera Jiwa”. Di video klip tersebut menceritakan orang-orang yang berani mengambil keputusan meninggalkan pekerjaan yang lama atau beralih pada profesi yang baru demi mengikuti “lentera jiwa”nya, walaupun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

Salut deh,  10 jempol buat mereka yang berani ‘mengubah’ jalan hidupnya demi kebahagiaan hati (yang 6 jempolnya pinjem jempol orang, hehe..). Jujur saja, saya juga ingin mengikuti jejak mereka tapi saya belum punya keberanian, masih banyak pertimbangan tapi sebenarnya udah nggak tahan mau resign, hehe curcol lagi.

Read the rest of this page »

Image

Gagal >> Bangkit dan hadapi. Life must go on!


puisi penyemangat diri