Life, love and passion

Hamil dan Melahirkan (part 1)


Banyak yang bilang melahirkan itu perjuangan antara hidup dan mati, rasanya dahsyat luar biasa sodara-sodara *tarik napas. Dua kali hamil dan melahirkan dengan kehamilan yang berat dan proses melahirkan yang sulit, membuat saya trauma hiks…

Hamil anak pertama saya mengalami mual muntah yang parah, hyperemesis bahasa kerennya. Selama 9 bulan kehamilan saya harus opname 3 kali, jadi pasien langganan RS Hermina Bekasi. Tri semester pertama BB saya turun 4 kg. Mabok berat, cuma bisa tiduran. Makan susah, minum susah, apalagi yang namanya air putih bikin eneg banget. Dikit-dikit muntah mulai dari bangun tidur pagi kadang sampai lewat tengah malam masih uwek uwek , keluarnya gak ketahan kalo ke kamar mandi ngga keburu, akhirnya sedia ember samping tempat tidur. Mual dan muntah terus berlangsung sampai hamil 9 bulan, tapi frekuensinya semakin berkurang. Kehamilan 6 bulan saya sudah mulai bisa makan, udah bisa jalan-jalan, walaupun kadang ditengah perjalanan saya gak tahan, muntah dipinggir jalan.

Kehamilan saya semakin berat karena sakit maag saya sering kambuh. Asam lambung sering naik, sakitnya nauduzubillah.. Hamil 5 bulan saya opname ke-2 kalinya, maag kumat sakitnya seperti tertusuk, perut kembung bahkan tarik napas pun sakitnya tak terkira. Hamil 8 bulan saya opname yang ke-3 kalinya. Waktu itu lagi ikut pelatihan di Bandung, setelah subuh maag saya kumat lagi, dari hotel dengan naik taksi saya ditemani teman ke RS Hermina Pasteur Bandung. Di RS langsung masuk IGD, periksa CTG dsb, dokter bilang kandungan saya ikut kontraksi, ada kemungkinan harus lahir Caesar. Ya Allah..udah mana sendirian di RS, keluarga semua di Bekasi. Alhamdulillah siangnya, suami saya datang, lumayanlah udah ada yang nemenin. Opname ketiga ini adalah yang paling berat buat saya apalagi perut yang sudah besar. Sakitnya luar biasa, perut kembung karena gas, tarik napas pun sakit, muntah terus-terusan sampai keluar cairan kuning dan hijau. Beruntung suster-suster di RS Hermina Pasteur,baik-baik dan sabar-sabar bangettt.. Sekitar 2 hari saya tidak boleh makan dan minum, bibir sampai kering berdarah, dokter sengaja suruh ‘puasa’. Walaupun diinfus badan lemessss dan capee karena muntah2 hiks…

Sekitar 5 hari diopname di Bandung, saya minta pindah ke RS Hermina Bekasi. Perjalanan dari Bandung ke Bekasi naik ambulance, dengan posisi terbaring sebentar2 saya mengeluh kesakitan karena guncangan yang membuat lambung saya terasa sakit. Di Hermina Bekasi, saya diopname beberapa hari jadi total sekitar 10 harian saya sakit. Karena sakit-sakitan itu perkembangan berat badan bayi saya kurang baik, sudah 8,5 bulan tapi beratnya masih dibawah 2 kg. Pasca opname saya harus mengejar penambahan BB bayi, minum susu khusus ditambah sering makan ice cream.

Semingguan keluar dari RS, Ahad tanggal 1 Oktober 2006 di bulan Ramadhan saya melahirkan anak pertama saya di RS. Satyanegara Sunter Jakarta Utara. Dibantu dokter Ida Farida, alhamdulillah prosesnya cukup cepat dan lahir normal (tapi tetep sakitnyaaa luarr biasaaaa). Jam 8 pagi saya datang ke RS sudah bukaan 3, jam 2 siang alhamdulillah lahir anak pertama kami. Alhamdulillah selama proses melahirkan itu suami mulai pagi sampai anak kami lahir, setia menemani, menyemangati dan memegang erat tangan saya, cieeee uhuyyy..

Anak pertama kami lahir dengan BB agak kecil (2,5 kg) mengingat masa kehamilan saya yang lumayan berat jadi maklum lah kalo BB kecil. Kami beri nama Nayyara Ramadhanisya Gunawan, artinya “yang bersinar lahir di bulan Ramadhan anak dari Isyanah dan Gunawan” (nama belakang saya dan suami).

“Penderitaan” saya belum selesai, pasca melahirkan maag saya kumat lagi. Asam lambung naik, perut kembung karena gas, sakitnya naudzubillah.. napas dan gerak dikit aja sakiitttt.. Dan sedihnya lagi, bayi saya kuning jadi harus disinar selama beberapa hari. Alhasil, saya stay di RS sampai 6 hari karena pemulihan pasca melahirkan dan maag, juga menunggu anak saya bilirubinnya kembali normal.
Dengan segala sakit dan penderitaan yang saya alami selama hamil terbayarkan dengan lahirnya bayi mungil yang sehat, sempurna, cantik dan kulitnya putih bersih. Alhamdulillah…Allah Maha Baik, terima kasih ya Allah🙂

Oiya, saya sempat ganti-ganti dokter, awalnya di Hermina Bekasi, pas tri semester kedua saya pindah RS ke Satyanegara Sunter. Ngga sengaja siy pindahnya. Ceritanya waktu itu RS Satyanegara ada promo USG 3 dimensi, saya cobain deh. Eh..ketemu sama dokter yang ramah dan enak banget buat konsultasi, perempuan pulak, sesuai kriteria saya. Waktu diopname saya memilih Hermina Bekasi karena lebih dekat dari rumah ortu saya. Kalau Satyanegara lebih deket ke mertua. Next time mudah-mudahan bisa nulis review dokter kandungan yang recommended. Sekarang udahan dulu yaa, ntar lanjut lagi episode melahirkan anak kedua. To be continued sodara-sodara🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s