Dunia sementara, akhirat selamanya. Semoga Allah mudahkan kita semua utk taat dan istiqomah dijalan-Nya. Kelak kita berkumpul di Jannah-Nya, aamiin ya Rabb..

Archive for September, 2013

Protected: Mundur, Siapa Takut ?


This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements

10 Tanda Jiwa Entrepreneur


Image

FIGHT for your dream!!

Beberapa tahun belakangan ini saya sangat tertarik dengan entrepreneurship, sampai-sampai saya mempercepat kepulangan saya dari Australia karena pengen cepet ikutan Entrepreneur Camp (E-Camp) punyanya mas Jaya Setiabudi (Mas J). Saya juga selalu haus untuk belajar dan menambah wawasan ilmu bisnis / wirausaha. Seperti ada dorongan yang kuat dari dalam diri ini untuk terjun ke dunia bisnis. Beberapa alasannya adalah karena saya merasa pekerjaan yang saya jalani saat ini bukan passion saya, bekerja diatur-atur, tidak fleksibel, birokratis sehingga muncul rasa tidak puas, mudah bosan dan jenuh. Yaaa maklum saja, saya kan pekerja kantoran tapi jiwanya “liar”, hehe.. šŸ˜€

Udah ah curhatnya, ngeluh mulu hehe.. Ada artikel bagus nih tentang tanda-tanda jiwa entrepreneur. Artikel berikut saya copas dari website yukbisnis.com. Saya sangat tertarik dengan artikel ini karena sebagian besar dari ciri-cirinya itu ā€œgue bangetā€. Gak usah panjang lebar lagi (tapi saya tambahin komen pribadi boleh donk..hehe..), yuk ah dibaca apa aja siy 10 tanda bahwa kita punya jiwa entrepreneur.

1. Benci Terhadap Ketidakjelasan

Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengenai sesuatu hal yang anda kerjakan, dan mengapa anda melakukan hal tersebut. Anda mungkin tidak akan melakukan sebuah pekerjaan jika tidak mendapat penjelasan tentang apa yang akan kerjakan. Anda bukanlah robot yang hanya disuruh-suruh untuk melakukan sesuatu hal tanpa mengetahui alasan dibalik mengapa anda harus melakukan hal tersebut. Jika anda bukan robot maka anda adalah seorang entrepreneur.

Ini gue banget, alasannya karena saya tidak suka menjadi robot, apalagi harus mengerjakan sesuatu yang tidak saya suka dan alasannya nggak jelas.

2. Mudah Bosan

Anda merasa bahwa diri anda mudah bosan terhadap sesuatu yang anda kerjakan, dan membuat anda merasa bahwa itu adalah sebuah masalah. Sebenarnya tidak ada yang salah jika anda merasa bosan dengan aktivitas yang tidak menantang bagi anda dan hanya melakukan aktifitas yang sama setiap waktu. Inilah alasanĀ Bill GatesĀ drop out dari kuliah dan memilih untuk mengembangkanĀ Windows, karena dia mudah bosan.

Ini juga gue banget, saya orangnya gampang bosenan, tidak bisa bertahan lama mengerjakan satu hal dalam jangka waktu yang panjang. Melakukan banyak hal dalam satu periode itu menyenangkan buat saya.

3. Dipecat dari Pekerjaan

Anda dipecat dari pekerjaan anda karena anda terlalu kreatif dan merasa ingin melakukan sebuah perubahan bagi diri anda sendiri dan bagi orang lain. Dengan terbebasnya anda dari pekerjaan anda yang Ā melarang anda untuk kreatif, maka anda dapat mengubah kreativitas anda tersebut dengan menjadi seorang entrepreneur.

Ā Kalau dipecat siy ngga pernah, tapi merasa ingin melakukan perubahan iya banget.

4. Dicap sebagai Pemberontak

Anda ingin melakukan sebuah perubahan namun anda malah dituduh sebagai pemberontak dalam perusahaan tempat dimana anda bekerja. Keluarlah dari pekerjaan anda, wujudkan ide anda tersebut, dan tunjukan kepada mereka bahwa pemberontakan anda mampu membuat anda menjadi seorang entrepreneur sukses.

Dicap sebagai pemberontak siy enggak (mungkin juga iya tapi sayanya yg nggak tau hehe). Saya mulai berani ā€œmemberontakā€ seperti kabur berhari-hari dari kantor tanpa kabar (ya iyalah kalau ngasih kabar namanya bukan kabur bu hehe..), sering bolos, nggak ikut rapat, dan masih banyak lagi kenakalan saya (hehe..pengakuan, jangan ditiru yaa).

5. Siap untuk Membuat Sesuatu Menjadi Lebih Baik

Anda selalu melihat bahwa diri anda mampu membuat sesuatu menjadi lebih baik. Anda selalu ingin memberikan pendapat anda kepada orang lain untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

Terkadang saya suka protes karena sistem atau aturan yang dilingkungan pekerjaan yang menurut saya kurang pas. Sayangnya saya nggak berani ngomong, beraninya cuma kasih ide-ide dibelakang (payah bleh..)

(more…)