Life, love and passion

Jangan Biarkan Klamidia Membuat Anda Tidak Bisa Punya Anak


Temans kali ini saya mau share tentang Klamidia/Chlamidia. Mungkin ada teman2 yang belum tau apa itu Klamidia. Kalau dari namanya sih terdengar seperti nama orang, padahal ini adalah salah satu nama penyakit, infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia Trachomatis, yg menginfeksi penis, servix, uretra, vagina, fallopian tubes, anus, rectum, tenggorokan dan/atau mata.

ka tidak diobati akan menyebabkan masalah serius dikemudian hari seperti radang panggul (pelvic inflammatory disease/PID). PID bisa merusak atau menghalangi  saluran telur ke rahim dan menyebabkan infertilitas (tidak subur/sulit punya anak), kehamilan ektopik (hamil diluar kandungan) atau sakit kronis. Klamidia bisa dikeluarkan dari leher rahim kepada bayi pada saat dilahirkan dan menyebabkan infeksi pada mata dan telinga serta pneumonia (radang paru-paru). Pada pria, Klamidia bisa menginfeksi saluran kencing dan bisa menyebar ke prostat dan epididimis (tabung/saluran sperma) dan bisa menyebabkan sakit kronis dan masalah fertilitas/kesuburan.

I’m ok, I haven’t got Chlamydia. Think again, Chlamydia is the most common sexualy transmitted infection. Fakta menunjukkan bahwa 1 dari 10 orang berusia dibawah 25 tahun yang aktif secara seksual telah terinfeksi Klamidia. Banyak orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apapun dan sangat memungkinkan seseorang terinfeksi selama bertahun-tahun tanpa mengetahuinya. Klamidia bisa menginfeksi pria dan wanita pada semua umur, yg paling beresiko adalah mereka yg aktif  secara seksual khususnya mereka yg punya banyak pasangan, dan mereka yang melakukan hub sex tanpa “pelindung” (vaginal, anal atau oral). Klamidia ditularkan melalui hub sex dgn seseorang yg sdh terinfeksi, memindahkan infeksi dgn tangan dari alat kelamin ke mata.

Pada banyak kasus, klamidia tidak memiliki gejala, tanda2 yg perlu diperhatikan adalah:

–  Sakit atau kram di perut bawah

– Sakit saat berhubungan sex

– Gejala flu seperti demam ringan dan mual

– Mengeluarkan cairan yg tidak biasa dr vagina/penis

– Sakit ketika buang air kecil dan meningkatnya frekuensi buang air kecil

– Pendarahan pada vagina atau flek pada masa tidak haid atau setelah berhub sex.

Satu2nya cara utk mendeteksi Klamidia adlaah dengan melakukan tes urin atau lendir rehem rahim. Klamidia bisa disembuhkan dengan antibiotic.  Seseorang yg positif trinfeksi sangat berpotensi menularkan kepada pasangannya. Agar pengobatan efektif keduanya harus minum antibiotic pada waktu yang bersamaan. Hindari hubungan sex tanpa pelindung(kondom) slm 7 hr setelah selesai minum antibiotic untuk memastikan satu sama lain tidak saling menginfeksi.

Untuk menghindari IMS dikemudian hari, selalu lakukan hubungan sex yang aman dan pastikan melakukan cek up rutin, khususnya jika anda/ pasangan anda punya banyak pasangan.

Source :

– Marie Stopes International (www.mariestopes.com.au)

– Health promotion message from SHFPACT (Sexual Health & Family Planning ACT) and AUIM (Academic Unit of Internal Medicine, Canberra Hospital).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s