Life, love and passion

Indonesian Day at Holy School


Cukup bangga rasanya karena bahasa dan budaya Indonesia cukup dihargai di negeri Kangguru ini. Pelajaran Bahasa Indonesia menjadi salah satu bidang studi pilihan yang masuk dalam kurikulum pendidikan di Australia, Namun tidak semua sekolah mengajarkan pelajaran Bahasa Indonesia. Di Canberra terdapat sekitar 20 sekolah yang mengajarkan pelajaran Bahasa Indonesia, mulai dari preschool hingga college. Holy Family Primary School adalah salah satu sekolah yang secara konsisten mengajarkan pelajaran Bahasa Indonesia sejak 8 tahun terakhir. Guru Bahasa Indonesia di sekolah ini adalah Ms. Arika Basset dan saya sendiri sebagai asistennya.

Sekolah  ini cukup antusias dan memiliki minat yang cukup tinggi terhadap budaya Indonesia. Hal ini terbukti dengan program workshop tari Bali dan penampilan tari Saman pada acara pentas seni di sekolah. Yang lebih spektakuler lagi adalah diselenggarakannya “Indonesian Day” di sekolah pada bulan November lalu. Semua siswa dan guru dari kelas 0 sampai kelas 6 berpartisipasi dalam Indonesian Day. Beragam kegiatan dilaksanakan mulai dari permainan tradisional, kerajinan tangan, cerita rakyat/dongeng Indonesia, bermain angklung sampai belajar tari tradisional Indonesia. Setiap guru melaksanakan satu kegiatan dikelasnya dan ada juga yang bermain di outdoor.

Mereka memainkan berbagai macam permainan tradisional Indonesia seperti congklak, batu tujuh, gundu, mul-mulan, dan sepak takraw. Sebagian kelas membuat prakarya dari kertas seperti kipas, rumah adat, topeng Bali, wayang, dan hewan-hewan khas Indonesia. Berbagai cerita rakyat /dongeng asal Indonesia juga dibacakan oleh beberapa guru. Yang tidak kalah menarik adalah bermain angklung dan workshop tarian tradisional Indonesia. Ibu Basset mengajarkan tari Jawa (tari payung) dan saya sendiri mengajarkan tari kreasi Betawi.

Semua anak senang dan menikmati perayaan Indonesian Day bahkan mereka enggan melepaskan baju kebaya dan kain batik yang mereka pakai. Kegiatan ini berakhir pada pukul 1 siang, ditutup dengan makan siang bersama dengan menu nasi goreng yang disiapkan oleh kantin sekolah.

Semoga acara seperti ini bisa terus dilaksanakan diwaktu yang akan datang dan yang lebih penting lagi mari kita cintai dan lestarikan budaya Indonesia. Jangan mau kalah dong dengan siswa/i di Holy Family School.

Note : acara ini diselanggarakan bulan November 2010, td enggak sengaja nemu file ini di laptop trnyata waktu itu mau publish kelupaan, sorry ya kalo beritanya “basi”,hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s